Resep Bir Pletok - Minuman Menghangatkan Khas Betawi

thumbnail
Resep Bir Pletok - Minuman Menghangatkan Khas Betawi

Setiap kali bersama Mbak Fina melewati jalan pintas di jalan Mesjid I Karet Tengsin, di belakang Menara Batavia, kami selalu melewati sebuah toko oleh-oleh makanan khas Betawi. Jalan Karet Tengsin merupakan jalan  pintas menuju ke arah Benhil yang selalu kami lalui sepulang kantor jika hendak menghindari aturan ganjil genap di jalan Sudirman. Ini merupakan akses jalan tercepat dan biasanya relatif lancar, jadi walau ukurannya tidak terlalu lebar dan kanan kiri jalan penuh berjejal penjual makanan dan rumah penduduk maka kami tetap melaluinya. Saking seringnya berlalu lalang disana, maka kami pun relatif hafal dengan penjual yang mangkal, termasuk toko apa saja yang ada. 

Sebuah warung donat yang menjual donat kampung bertabur gula halus saya rekomendasikan karena murah, ukurannya jumbo, lembut dan sedap. Nah toko oleh-oleh makanan Betawi, saya lupa namanya, next time jika lewat lagi akan saya update artikel ini, selalu membuat saya penasaran. Toko bercat hijau kebiruan dengan etalase kaca ini selalu buka setiap hari, dan selalu sepi. Saya belum pernah melihat seorang pun berdiri didepan konternya. Hal yang menarik hati adalah poster yang tertempel di dinding toko, berisikan tulisan produk yang dijual antara lain bir pletok, minuman bubuk jahe, bubuk kunyit putih dan aneka minuman tradisional lainnya. Tulisan bir pletoknya inilah yang membuat saya tergoda. Jadi satu hari ketika singgah di warung donat, kami pun tak lupa untuk menjenguk si toko oleh-oleh Betawi ini. Perjalanan singkat yang sama sekali tidak mengecewakan. 😁 

Resep Bir Pletok - Minuman Menghangatkan Khas Betawi

Klik untuk baca selanjutnya...

Resep Spaghetti Meatballs Keju dengan Saus Tomat Homemade

thumbnail
Resep Spaghetti Meatballs Keju dengan Saus Tomat Homemade

Apa jadinya jika semangat memasak membumbung tinggi, perut lapar, namun gas di kompor habis, dan saat agen gas ditelpon mereka pun sedang kehabisan stok?  Beberapa orang mungkin akan segera keluar dari dapur dan menghapus rencana memasak dari schedule. Beberapa lainnya mungkin membuka handphone dan melakukan order makanan melalui GoFood. Sedangkan yang lainnya akan segera berganti pakaian dan memilih kabur ke mall atau restoran terdekat untuk mengisi perut. Saya tidak memilih semua opsi diatas, karena daging giling sudah terlanjur mencair di konter dapur dan semua bahan lainnya rapi jali tertata. Jadi saya lantas mengeluarkan slow cooker dari raknya, dan memasak saus spaghetti meatballs kali ini dengan panci lemot tersebut. Tentu saja rice cooker juga bisa diberdayakan, dan alat tersebut pun saya pergunakan untuk merebus spaghetti. Jadi walau tanpa gas di kompor, sepiring spaghetti meatballs hangat dan sedap ini tetap bisa disantap juga! 😃

Resep Spaghetti Meatballs Keju dengan Saus Tomat Homemade
Resep Spaghetti Meatballs Keju dengan Saus Tomat Homemade

Klik untuk baca selanjutnya...

Resep Mango Slushie & Tips Merawat Gigi

thumbnail
Resep Mango Slushie

Weekend kemarin, saya lalui dengan problem yang sama, sakit gigi. Tobat. Saya tak mengerti mengapa gigi bermasalah selalu datang menghinggapi diri, padahal sepertinya saya sudah melakukan segala macam tindakan pencegahan. Terkadang saya bertanya-tanya sendiri mengapa orang lain sepertinya adem ayem saja dengan gigi mereka, contohnya rekan-rekan di kantor saya, sementara saya dalam satu tahun pasti mengalami masalah gigi. Sepanjang saya bekerja, rekan yang terkena sakit gigi mungkin hanya 2 atau 3 orang saja, dan itu sudah termasuk saya. Dan sepanjang yang saya tahu juga, saya termasuk yang paling rajin diantara semua orang di kantor dalam merawat gigi. 

Dental floss selalu tersedia di tas, sikat gigi dan pasta gigi siap sedia di laci kantor dan sehabis makan siang menyempatkan diri membersihkan gigi dengan floss dan menyikat gigi di wastafel. Sikat gigi pun selalu menggunakan jenis yang lembut, dan pasta gigi khusus untuk gigi sensitif. Kedua perlengkapan membersihkan gigi yang saya gunakan ini bahkan saya pilih dengan harga yang lebih mahal dibandingkan umumnya. Walau sudah melakukan tindakan preventif ekstra seperti ini, tetap saja saya yang paling sering minta ijin ke klinik gigi. Bahkan teman-teman kantor hafal historikal saya berhubungan dengan dokter gigi, dan bosan jika saya bercerita tentang gigi dan permasalahannya. Jika sudah seperti ini saya sering menyesal mengapa sejak kecil tidak merawat gigi dengan benar. 😄


Resep Mango Slushie

Klik untuk baca selanjutnya...

Resep Ayam Geprek Sambal Korek

thumbnail
Resep Ayam Geprek Sambal Korek

Saya termasuk manusia rajin jika berurusan dengan merawat gigi: tidak pernah lupa menggosok gigi jika hendak tidur, selalu menggunakan dental floss, menggunakan sikat gigi yang lembut, banyak makan buah dan sayur yang kaya serat, tidak terlalu suka makanan manis. Namun tetap saja gigi saya selalu bermasalah, seperti di minggu ini. Sejak dua minggu terakhir, gigi geraham atas yang pernah mendapat perlakuan root canal treatment sekitar 2 tahun lalu, kini mulai terasa 'nyut-nyutan' terutama jika dipakai mengunyah makanan keras. Puncaknya saat Lebaran Idul Adha beberapa minggu yang lalu. Walau tahu sate daging kambing yang dipanggang kala itu terasa agak alot, saya tetap menyantapnya dan akibatnya kini baru terasa. 

Dua hari yang lalu gigi bermasalah ini mulai meradang, gusinya membengkak dan sakitnya bukan main. Semalaman saya tidak bisa memejamkan mata. Segelas air garam yang saya pakai untuk berkumur-kumur selama beberapa menit sekali tak jua mampu mengurangi tobatnya nyeri. Untungnya sekitar jam tiga pagi rasa sakit yang menyiksa ini berkurang sehingga saya bisa tidur hingga pagi hari menjelang.  Saya berusaha menahan diri tidak ke klinik gigi karena, "Mana tahan dengan ongkosnya?!" Tapi akhirnya saya menyerah. Kemarin saya berkunjung di dua klinik gigi untuk menuntaskan masalah ini hingga ke akar-akarnya. 😓

Resep Ayam Geprek Sambal Korek
Klik untuk baca selanjutnya...

Review: Lezat dan Cantiknya Kue-Kue dari 'TAMPAH' dan Resep Teh Adani

thumbnail
Lezat dan Cantiknya Kue-Kue dari 'TAMPAH' dan Resep Teh Adani

Hari Minggu lalu betapa happy-nya hidup saya, bergelimang dengan aneka kue lezat. Seperti biasa saya mendapatkan job sampingan untuk melakukan review produk, dan klien saya kali ini adalah TAMPAH. Produk utama mereka adalah kue-kue imut beraneka macam rasa dan nasi tumpeng. Betapa beruntungnya saya berkesempatan untuk mencicipi aneka kuenya yang dikirim pada Minggu pagi, weekend lalu. Saat paket tersebut tiba, saya cukup dibuat surprised dengan tampilannya. Aneka ragam kue berukuran imut tersusun rapi dalam kotaknya yang cantik. Kue-kue tersebut hadir dalam ragam variasi bentuk dan warna, indah dipandang mata, dan menjadi obyek yang sempurna untuk difoto. Mati-matian saya menahan diri untuk tidak mencomot satu buah kue dan memasukkannya ke mulut. Seratus buah kue tersebut harus diabadikan didalam foto terlebih dahulu! Pekerjaan ini menjadi dua kali lebih menyiksa jika dilakukan dalam kondisi perut kosong yang berteriak minta diisi seperti saya kala itu. 

Lezat dan Cantiknya Kue-Kue dari 'TAMPAH' dan Resep Teh Adani
Lezat dan Cantiknya Kue-Kue dari 'TAMPAH' dan Resep Teh Adani

Satu foto berlanjut dengan foto berikutnya, dan tak terasa seratus lebih gambar telah saya abadikan. Tangan ini serasa tak puas-puasnya menjepret tombol di kamera jadul, dan mata ini terkagum-kagum sendiri dengan hasil jepretan tersebut. Mungkin perasaan seperti inilah yang dirasakan oleh para fotografer yang sedang memotret model atau artis yang cantik. Walau semua foto terlihat sama, dengan obyek yang tak berubah, namun hati terasa tak puas jika belum ribuan foto dihasilkan. Alhasil ketika jam menujukkan pukul dua belas siang saya pun tak tahan lagi menahan nafsu, sebuah risoles isi mayonnaise pun 'hap' masuk ke dalam mulut. Rasanya mantap! 😄
Klik untuk baca selanjutnya...

Activity PiliHaan Ibu, Semua Bisa - HAAN Photo Contest di Instagram #PiliHaanIbu

thumbnail
Activity PiliHaan Ibu, Semua Bisa - HAAN Photo Contest di Instagram

Halo teman-teman semua!

Hari ini saya akan berbagi kabar yang menggembirakan. Bagi yang suka berkreasi dengan HAAN, mencoba berbagai macam produknya yang lezat, serta senang berbagi foto di Instagram. Maka kontes dari HAAN ini wajib diikuti.

Menangkan berbagai hadiah Electronic Kitchen dan Voucher belanja dengan mengikuti HAAN photo contest. Posting foto diri anda bersama berbagai produk Ice Cream Mix HAAN (produk mentah/kotak atau kardusnya saja), dan ceritakan olahan apa yang akan dibuat dengan produk HAAN favorit anda tersebut di caption. Tag Instagram @haansweethaan, sertakan hashtag #PiliHaanIbu dan ajak teman-teman lainnya untuk ikutan juga! Kontes ini hanya berlaku sampai 28 September 2017 yaa!

Dengan banyaknya produk Ice Cream Mix HAAN, saya yakin tidak akan sulit untuk menentukan pilihan dan sekaligus mengikuti kontes ini. Kontes ini hanya diselenggarakan di Instagram ya. Sukses selalu! 😍🙏

Resep Sambal Lethok (Sambal Tumpang) a la Paron

thumbnail
Resep Sambal Lethok (Sambal Tumpang)  a la Paron

Saya sudah lama menyimpan resep sambal lethok ini, mungkin sekitar 1 tahun lalu. Kala itu teringat dengan lezatnya sambal lethok di Paron mendorong saya untuk menelpon Ibu dan meminta resepnya. Tapi resep tersebut tak kunjung dieksekusi, membayangkan harus menghabiskan sepanci sambal yang terbuat dari tempe diulek seperti ini cukup menyeramkan. Bukan karena saya tidak suka dengan rasanya, bukan. Saya dibesarkan dengan makanan ini. Di kampung saya, Paron, hampir semua penjual nasi pecel pasti menyediakannya. Nenek saya, alm. Mbah Wedhok, bahkan sering membuatnya, minimal dua minggu sekali. Tapi saking seringnya menyantap sambal lethok maka membayangkan rasanya cukup membuat eneg. Mungkin karena saya teringat dengan sambal lethok buatan Mbah Wedhok yang berwarna coklat abu-abu gelap dan cukup membuat nightmare mereka yang hendak, atau sudah mencicipinya. 

Nah minggu lalu, akhirnya resep ini tercoba juga saat saya menginap di rumah adik saya. Banyaknya anggota keluarga membuat sepanci sambal lethok ini habis ludes dalam waktu cepat. Saya tahu sambal ini sedap, tapi ketika dicoba kemarin saya sangat surprised karena sedap saja ternyata tidak cukup untuk menggambarkannya. Sambal lethok ini super sedap dan membuat ingatan saya loncat ke Paron bertahun yang lampau, kala jaman begitu sederhana, waktu berjalan sangat slow, dan kondisi ekonomi terasa berat. Sambal lethok bukan hanya kompleks akan rasa, tetapi kompleks juga akan kenangan yang pernah saya miliki bersamanya. 😆

Resep Sambal Lethok (Sambal Tumpang)  a la Paron

Klik untuk baca selanjutnya...